Pemkot Pekalongan Bentuk Tim Sweeping Balon Udara Liar saat Syawalan
Untuk itu, Doyo meminta kerja sama dari masyarakat untuk turut mencegah penerbangan balon udara secara liar. Pemkot telah bekerja sama dengan AirNav sudah memberikan wadah melalui kegiatan festival balon udara untuk menuangkan kreativitas masyarakat dalam membuat balon udara.
"Melalui kegiatan tersebut, kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dengan tidak menghilangkan tradisi maupun budaya yang sudah berkembang. Ini sudah menjadi agenda wisata baru sekaligus untuk tetap melestarikan budaya. Karena Pemkot tidak menghilangkan tradisi, hanya perlu dilakukan pengaturan," katanya.
Tahun ini, menurut Doyo, antusiasme masyarakat dalam mengikuti festival balon juga sudah mulai terlihat. Dari catatan jumlah peserta, sudah ada 48 peserta yang mendaftar. Pihaknya menargetkan jumlah peserta tahun ini dapat mencapai 70 hingga 100 peserta.
"Karena dalam lomba tahun ini kami juga melibatkan dari Kabupaten Batang yakni Warung Asem serta dari Kabupaten Pekalongan yakni Tirto dan Buaran," ujarnya.
Kepala Divisi Keselamatan dana Jaminan Keselamatan AirNav Indonesia, Nurhasan mengatakan, sosialisasi festival balon udara akan terus digelar di berbagai tempat sebagai upaya memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang bahayanya balon udara yang diterbangkan secara liar.