Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang Terus Digenjot, Progres Capai 51 Persen
"Pada tahap pertama, pemerintah akan mempersiapkan infrastruktur utama dan pendukung untuk areal 450 Ha lahan dari total 4.300 ha dengan kerjasama pemanfaatan lahan jangka panjang antara JV dengan PTPN IX," katanya.
Untuk diketahui, KITB memposisikan diri sebagai kawasan industri yang representatif dan prospektif dan berkelanjutan yang sejalan dengan dukungan infrastruktur dan utilitas yang terus berkembang dan semakin memadai.
KIT Batang Tahap 1 nantinya dilengkapi beberapa fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan, antara lain akses sementara kawasan, simpang susun Tol KM 371+800, jalan utama sepanjang 5,2 kilometer.
Sebelumnya, KITB menggelar RUPS perdana yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian
BUMN dan para pemegang saham yaitu PT PP (Persero) Tbk, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero), PT Perkebunan Nusantara IX dan Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Kabupaten Batang.
Agenda RUPS antara lain berisi Pengangkatan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT KITB, persetujuan kerja sama pengembangan lahan, pengesahan biaya pra-operasional, pemberitahuan tentang penyetoran modal serta arahan – arahan pemegang saham.
Kemudian, Pendirian Perusahaan Patungan (JV) PT KITB dengan rincian PT PP (Persero) Tbk memiliki saham sebesar 35 persen, PT Kawasan Industri Wijayakusuma memiliki saham sebesar 30 persen.
PT Perkebunan Nusantara IX memiliki saham sebesar 25 persen sedangkan Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Kabupaten Batang memiliki porsi saham sebesar 10 persen.
Editor: Ahmad Antoni