Pemasukan Menipis, Sopir Angkot di Kudus Minta Prioritas Pembelian BBM Premium
KUDUS, iNews.id - Sejumlah sopir angkot di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), meminta prioritas pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Dengan begitu biaya operasional mereka tidak terlalu mahal.
Seorang sopir angkot Jurusan Terminal Jati-Colo, Narto, mengakui mengalami kesulitan, terutama mendapatkan penumpang, pada masa pandemi virus corona. Pengguna angkot saat ini terbatas hanya kalangan pekerja pabrik dan pedagang saja.
"Itu pun jika beruntung karena harus antre terlebih dahulu. Jika ingin mendapatkan penumpang dari buruh pabrik rokok, mobil harus diparkir di depan pabrik pada malam harinya," kata Narto kepada wartawan di Kabupaten Kudus, Jateng, Sabtu (13/6/2020).
Untuk itu, dia berharap, mendapatkan prioritas membeli premium. Sebab mayoritas angkot hanya mampu membeli Rp50.000 untuk BBM karena disesuaikan dengan jumlah penumpang yang dilayani.
Setiap kali masuk SPBU, dia mengaku, tidak selalu bisa mendapatkan premium, sedangkan ketika tersedia harus rela antre lama dan bersaing dengan para pedagang eceran yang kulakan memakai mobil.