Pelaku Pembakar Istri dan Anak di Kudus Pingsan saat akan Dimintai Keterangan
Terduga pelaku pembakaran istri dan anaknya di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, setelah melakukan pembakaran masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Loekmono Hadi Kudus karena luka bakar di sekujur tubuhnya.
Korban Muhammad Syarif Abdullah yang merupakan anak pelaku yang baru berusia 1,5 bulan, meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam Sunan Kudus pada hari Sabtu (16/4/2022) lalu.
Sedangkan Sulistiana (istri) meninggal di rumah sakit yang sama pada Sabtu (16/4/2022) malam setelah sempat mendapat perawatan.
Dokter anestesi RSUD Loekmono Hadi Kudus Listiyani menjelaskan, kondisi AS saat ini masih diberi obat penenang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti memaksa mencabut jarum infus yang terpasang di tubuhnya.
"Kondisi pasien juga menunjukkan tanda-tanda keburukan, seperti hemoglobin (Hb) cukup tinggi dan leukosit atau sel darah putihnya juga sama cukup tinggi hingga dua kali lipat dari kadar normal. Leukosit sendiri berperan penting dalam membantu tubuh melawan infeksi atau penyakit lainnya," ujarnya.