Pasien Covid-19 di Blora Dijemput Paksa Keluarga, Ganjar: Jangan Ditiru
SEMARANG, iNews.id - Kasus penjemputan paksa belasan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blora disesalkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dia meminta agar Pemkab Blora memastikan pasien yang pulang mengisolasi diri di rumah sesuai protokol kesehatan yang ketat.
Ganjar mengatakan telah menelpon langsung Bupati dan Wakil Bupati Blora untuk mengawasi kasus itu. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, orang tua pasien menganggap anaknya orang tanda gejala (OTG).
"Karena mungkin menganggap mereka orang tanpa gejala (OTG), maka memaksa dibawa pulang. Akhirya disepakati, tapi saya minta mereka semua harus isolasi mandiri di rumah dan dipastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata Ganjar.
Pengawasan lanjut dia harus dilakukan agar pasien positif Covid-19 itu tidak menjangkiti warga lain. Pemkab Blora harus memastikan ada pihak yang bertugas menangani itu.
"Apakah mau jarak jauh, atau pengawasan dititipkan pada front liner kesehatan terdekat, puskesmas misalnya untuk terus menyampaikan perkembangan," katanya.