Pangky Jadi Korban Lion Air yang Jatuh, Keluarga Berharap Ada Mukjizat
PATI, iNews.id - Suasana duka menyelimuti keluarga Bambang Sukandar, warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Kota, Pati, Jawa Tengah. Bambang Sukandar merupakan ayah dari Pangky Pradana Sukandar, salah satu dari 181 penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.
Bambang Sukandar mengetahui informasi terjadinya kecelakaan nahas yang menimpa pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang tersebut dari kantor anaknya bekerja sekitar pukul 09.00 WIB. “Saya dapat info musibah ini dari tetangga dan teman kantornya,” katanya.
Bambang kini hanya bisa pasrah atas musibah yang dialami anaknya sambil berharap adanya mukjizat sang anak dapat ditemukan dengan selamat. “Mudah-mudahan ada mukjizat. Doanya saja ya,” ucapnya.
Sambil menahan tangis dan kesedihan, Bambang menuturkan, tidak ada firasat apa pun atas kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Namun, pada Minggu (28/10/2018) malam sebelum kejadian tepatnya sekitar pukul 19.00 WIB, Bambang dan Pangky sempat berkomunikasi melalui sambungan video call.
Saat itu, korban berpamitan dan berceita akan berangkat bertugas sementara ke Pangkal Pinang menaiki pesawat Lion Air JT 610. “Tadi malam, dia sempat video call katanya mau ke Pangkal Pinang,” kata Bambang.