Pak Dirman: Generasi Milenial Perlu Melek Politik
Pak Dirman lantas menerangkan tentang beda pencitraan dan reputasi, sebagaimana yang ditulis dalam buku yang diluncurkan itu. Reputasi, menurutnya, dibangun dalam jangka waktu yang panjang, bisa dilacak, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.
"Sementara pencitraan adalah bungkus yang tidak menggambarkan fakta yang sesungguhnya. Persoalan tidak bisa diselesaikan dengan foto-foto, selfie, kemudian mengunggahnya di media sosial. Butuh ketekunan, kerja keras, kompetensi, dan kejujuran pemimpinnya," katanya.
Terkait dengan proses demokrasi di Jateng, Pak Dirman juga berpesan agar para milenials tidak mensia-siakan suaranya. Suara kalangan milenial cukup menentukan pemimpin Jateng ke depan.
"Jangan golput. Suara Anda menentukan masa depan Jateng. Pilih pemimpin yamg bersih, jujur, kompeten, dan mau bekerja semata untuk kepentingan rakyat," pungkas Pak Dirman.
Editor: Zen Teguh