Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Pasar Kedelai, 5 Daerah di Jateng Digelontor 104 Ton

Senin, 25 Januari 2021 - 15:20:00 WIB
Operasi Pasar Kedelai, 5 Daerah di Jateng Digelontor 104 Ton
Ketua Puskopti Jateng Sutrisno Supriyantoro saat menyalurkan kedelai kepada salah seorang perajin tahu tempe dalam operasi pasar di Salatiga, Senin (25/1/2020). (Sindonews/Angga Rosa)
Advertisement . Scroll to see content

SALATIGA, iNews.id - Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah bersama Pusat Koperasi Tempe (Puskopti) menggelar operasi pasar kedelai di lima daerah dengan harga Rp8.500 per kilogram. Adapun jumlah kedelai yang disalurkan dalam operasi pasar tersebut sebanyak 104 ton. 

Kepala Badan Ketahanan Jawa Tengah, Agus Wariyanto mengatakan, operasi pasar akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama ini, operasi pasar dilaksanakan di Kota Salatiga, Kabupaten Klaten, Magelang, Pekalongan dan Batang. Penyaluran kepada perajin tahu tempe diserahkan kepada Puskopti. 

"Dalam operasi pasar ini, kami menggandeng dua importir kedelai di Jateng. Kami berharap dengan adanya operasi pasar ini, usaha para perajin tahu tempe bisa menggeliat lagi," katanya usai membuka operasi pasar kedelai di Salatiga, Senin (25/1/2021).

Agus mengatakan, operasi pasar akan dilakukan hingga memasuki masa panen kedelai lokal. Ini untuk membantu para pelaku usaha tahu tempe dalam mendapatkan kedelai dengan harga yang terjangkau. "Semoga saat masa panen kedelai lokal nanti, harga kedelai bisa turun dan normal lagi," katanya.

Sementara itu, Ketua Puskopti Jawa Tengah, Sutrisno Supriyantoro mengatakan, dalam operasi pasar kedelai ini, Kota Salatiga mendapat jatah 20 ton. Kedelai sebanyak itu, untuk 150 pelaku usaha tahu tempe. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut