Ngaku Sayang, Pembina Pramuka di Gunungkidul Cabuli 8 Siswi SMP
Selasa, 28 Januari 2020 - 11:03:00 WIB
"Jadi modusnya pelaku memanggil korban satu per satu ke ruangan sehingga tidak dipantau orang lain," kata Agung, Senin (27/1/2020).
Agung menjelaskan, saat dimintai keterangan tersangka mengaku melakukan aksinya karena menyayangi korban. Tetapi, dari hasil pemeriksaan, tindakan korban lebih mengarah ke unsur pencabulan.
"Niat biologisnya lebih dominan dibanding katanya kasih sayang, menurut pertimbangan kami," ujarnya.
Untuk mempertangung jawabkan perbuatanya, EP dijerat Pasal 81 dan 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
Editor: Nani Suherni