Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Nekat Keluar saat Karantina, Pemudik Bandel di Sragen Digiring ke Rumah Berhantu

Selasa, 21 April 2020 - 14:29:00 WIB
Nekat Keluar saat Karantina, Pemudik Bandel di Sragen Digiring ke Rumah Berhantu
Pemudik yang dikarantina di rumah berhantu di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen (Foto: iNews/Joko Piroso)
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id - Pemerintah kabupaten Sragen, Jawa Tengah memiliki kebijakan unik dalam mengawasi pemudik yang tidak melakukan karantina mandiri. Mereka akan menempatkan pemudik di rumah kosong yang terkenal horor.

Pemkab Sragen mempersilakan gugus tugas Covid-19 tingkat desa untuk mengkarantina warganya. Salah satu daerah yang akan kebijakan tersebut yakni Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen.

Saat ini Pemerintah Desa Sepat telah menyiapkan satu rumah kosong bagi pemudik yang nakal tak mau karantina mandiri. Sebelumnya, salah satu pemudik sempat keluar rumah saat menjalani karantina.

"Ya saya keluar soalnya anak minta mainan. Jadi saya keluar. Jadi saya sekarang karantina di sini, ngikutin aturan sini saja," ujar salah satu pemudik Heri, Selasa (21/4/2020).

Heri mengaku menyesal dengan keputusannya keluar rumah. Dia pun pasrah harus menjalani karantina di rumah horor tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut