Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melihat Lebih Dekat Kemegahan Masjid Salman Al Farisi di Malang, Berdesain Mirip Taj Mahal
Advertisement . Scroll to see content

Mukjizat Rasulullah SAW Ketika Diracun Usai Perang Khaibar

Rabu, 06 Mei 2020 - 04:36:00 WIB
Mukjizat Rasulullah SAW Ketika Diracun Usai Perang Khaibar
Kemuliaan Nabi Muhammad SAW dalam Perang Khaibar selamat dari racun daging. (Foto: ilustrasi/istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kekalahan Kaum Yahudi dari umat Islam saat Perang Khaibar semakin membuat mereka menaruh dendam terutama terhadap Nabi Muhammad SAW. Mereka seolah tidak pernah dan tidak akan berhenti dari makar buruk terhadap Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umat Islam.

Sikap itu sudah menjadi tabiat mereka dan sudah di-nash oleh Allah atau tertulis dalam Alquran:

ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ اَيْنَ مَا ثُقِفُوْٓا اِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ اللّٰهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَاۤءُوْ بِغَضَبٍ مِّنَ اللّٰهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ الْاَنْبِۢيَاۤءَ بِغَيْرِ حَقٍّۗ ذٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَّكَانُوْا يَعْتَدُوْنَ

Artinya: Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas.

Tatkala mereka kalah dari Perang Khaibar dan beberapa kali upaya untuk membunuh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam gagal, maka mereka bermaksud untuk membunuh Nabi SAW dengan siasat baru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut