Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kota Lama Semarang Dikunjungi 222 Ribu Wisatawan selama Libur Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Momentum Imlek, Wali Kota Semarang: Tak Ada Mayoritas dan Minoritas

Senin, 20 Januari 2020 - 06:15:00 WIB
Momentum Imlek, Wali Kota Semarang: Tak Ada Mayoritas dan Minoritas
Suasana Malam Penganugerahan Gelar Tuk Panjang, sekaligus penutup Pasar Imlek Semawis 2571 di Kota Semarang, Minggu (19/1/2020) malam. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi menegaskan tidak ada kalangan minoritas dan mayoritas di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah yang warganya berasal dari berbagai etnis, agama serta budaya. Melalui momentum Tahun Baru Imlek 2571, dia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bergerak bersama.

"Yang ada ialah satu keluarga besar yang ingin kotanya semakin maju, baik dan hebat," kata Hendi-sapaan akrabnya, saat menyampaikan pidato pada Malam Penganugerahan Gelar Tuk Panjang, sekaligus penutup Pasar Imlek Semawis 2571 di Kota Semarang, Minggu (19/1/2020) malam.

Menurut dia, kedekatan Kota Semarang dengan kawan-kawan dari berbagai etnis tidak perlu diragukan lagi, kendati perbedaan sudah ada sejak dulu.

"Mari kita mulai hari ini tidak usah berdiskusi tentang kafir dan tidak kafir. Mari kita rapatkan kembali barisan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi mengapresiasi Pasar Imlek Semawis yang sudah digelar sebanyak 17 kali dengan biaya mandiri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut