Momen Haru Pertemuan Prajurit TNI dan Polri dengan Veteran Perang Kemerdekaan
Berbagai pertempuran sengit dengan Belanda dialami, hingga berhasil meledakkan satu truk pasukan Belanda saat konvoi di daerah Jumapolo. Berbagai jenis senjata milik tentara Belanda dan Gurkha berhasil dia rampas dan jadi bekal perjuangan pasukannya.
Kepada generasi muda TNI dan Polri, Sanjoto berharap agar menjaga persartuan. "TNI dan Polri harus solid agar negara ini kuat. Jangan sampai kita bersaing dalam hal kekuatan,” kata Sanjoto, Kamis (6/10/2022).
“Jadilah prajurit yang solid bisa menyatukan seluruh komponen bangsa untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia. Jadilah contoh yang baik bagi rakyat. Bantu rakyat, karena merekalah yang membantu perjuangan kami merebut kemerdekaan dahulu," katanya.
Pria uzur yang pernah menjadi sopir Bung Karno saat inspeksi pasukan pemukul dalam Operasi Penumpasan DI/TII di Slawi ini mengaku iri menyaksikan TNI sekarang yang tampil gagah.
"Saya berpikir andai kata dulu pakai pakaian loreng tentu akan terlihat gagah seperti anak-anak (prajurit) sekarang. Dulu saat awal berjuang hanya pakai celana komprang dan sarung. Seperti petani yang sedang dolan jalan ke mana-mana. Baru setelah itu pernah pakai seragam warna keki dan hijau sampai pensiun 1983," kata Sanjoto.