Momen Haru Komandan Banteng Raiders Cium Tangan Veteran Perang Sopir Bung Karno
Ini terbukti ketika mendapat tugas menumpas DI/TII di Slawi Tegal, cukup 2 hari sudah dapat dihancurkan. Hingga Bung Karno pun mengapresiasi dan melakukan inspeksi pasukan ke Slawi. “Saya sendiri yang menyopiri Bung Karno saat beliau menjumpai Pak Ahmad Yani dan pasukannya,” kisah Sanjoto.
Antara Sanjoto dengan Ahmad Yani sudah saling mengenal lantaran sama-sama tugas di Tegal saat penumpasan DI/TII. Di Detasemen Polisi Militer Tegal, Ahmad Yani pernah membuat SIM Militer dan yang menguji adalah Sanjoto yang berpangkat Sersan.
Pertemuan kedua saat di Singkawang dalam propaganda Ganyang Malaysia tahun 1963an. Di sinilah kemudian Sanjoto dipanggil Ahmad Yani dan diberi hadiah kenaikan pangkat dan berhasil pulang ke Jawa untuk ditugaskan kembali di wilayah Pomdam VII Diponegoro.
Zainollah sangat berterima kasih atas kisah yang disampaikan tentang Jenderal Ahmad Yani dari veteran Sanjoto. “Ini kisah dari sosok yang mengenal langsung Bapak Banteng Raiders. Saya dan seluruh anggota, termasuk perwira staf perlu mewarisi sifat dan sikap kepemimpinan pendiri Banteng Raiders,” ujar Letkol Zainollah.
“Apalagi tentang semangat yang pantang menyerah atau pantang mundur. Kami semakin yakin bahwa sesanti Pantang Mundur adalah nilai yang diwariskan Bapak Banteng, Alm Jenderal TNI Ahmad Yani,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni