Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Surabaya, Mobil Sedan Ditumpangi Ibu dan Anak Tercebur ke Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Dinasnya Jadi Polemik, Bupati Karanganyar: Prestasi dengan Rubicon itu Tidak Equal Lho

Jumat, 06 Desember 2019 - 14:22:00 WIB
Mobil Dinasnya Jadi Polemik, Bupati Karanganyar: Prestasi dengan Rubicon itu Tidak Equal Lho
Bupati Karanganyar Jawa Tengah Juliyatmono merespons terkait polemik pemilihan Jeep Wrangler Rubicon sebagai mobil dinas barunya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/12/2019). (Foto: iNews/Wahyuendro)
Advertisement . Scroll to see content

“Kami dahulukan semuanya untuk kepentingan rakyat, monumen, masjid yang nilainya besar, nanti juga jadi kebanggaan kita semua. Jadi, hal-hal yang bersifat publik, kepentingan rakyat itu yang kita nomor satukan, kita dahulukan. Kalau sudah semuanya nanti diukur sejahtera, PDRB kita juga kita perkuat,” katanya.

Selain itu, Bupati menganggap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar sebesar 5,9 persen hingga menjadi angka tertinggi ketiga di Provinsi Jateng, menjadi bukti kinerjanya selama ini.

“Pertumbuhan ekonomi kita sudah hampir 6 persen, 5,98, ketiga tertinggi di Jateng. Nah dan sekali lagi, tahun depan kita fokus kepada penguatan institusi keluarga dan menekan sekecil mungkin angka kemiskin dan menyiapkan SDM ke depan,” katanya.

Juliyatmono juga beralasan penggunaan kendaraan model jeep sangat dibutuhkannya untuk mengatasi medan di sebagian besar wilayah Kabupaten Karanganyar yang bergunung-gunung. “Kalau tikungan di daerah Ngargoyoso, di daerah kerjo, terlalu tajam, ini bahaya, ngelepeh,” kata Juliyatmono.

Saat ini, Bupati masih menggunakan mobil dinas Toyota Fortuner warna putih. Mobil ini dibeli sejak tahun 2015 dengan kisaran harga Rp500 juta. Selain itu, bupati juga masih memiliki satu lagi mobil dinas merek Toyota Camry peninggalan bupati periode sebelumnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut