Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Misteri Kutukan Perebutan Kekuasaan di Mataram Kuno Hancur Dihantam Letusan Dahsyat Merapi

Kamis, 31 Maret 2022 - 10:42:00 WIB
Misteri Kutukan Perebutan Kekuasaan di Mataram Kuno Hancur Dihantam Letusan Dahsyat Merapi
Gunung Merapi saat erupsi. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Perpindahan ibu kota ini juga disebut Sejarawan Boechari sebagai, bagian dari hukuman akibat adanya perebutan tahta kekuasaan yang sering terjadi di antara keluarga istana semenjak pemerintahan Rakai Pikatan atau Mpu Manuku. 

Fakta sejarah memang mencatat adanya perebutan kekuasaan dari kalangan Dinasti Sanjaya, yang diawali dari pemberontakan yang dilakukan Mpu Kumbhayoni yang ingin merebut tahta Medang dari Rakai Mamrati Mpu Manuku menjadi raja. Pemberontakan itu berhasil ditumpas oleh anak Rakai Pikatan bernama Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala. 

Pemberontakan selanjutnya terjadi saat Dyah Lokapala naik menjadi raja. Kali ini aktornya adalah Rakai Gurungwangi Dyah Saladu dan Rakai Panumwangan Dyah Dewendra. 

Pemberontakan ini memang membawa hasil gemilang, namun sesudah menggulingkan Dyah Lokapala dari tahta kekuasaannya, Dyah Saladu dan Dyah Dewendra justru mendapat serangan dari Rakai Watukura Dyah Balitung yang merupakan menantu Rakai Watuhumalang Mpu Teguh. Alhasil Dyah Balitung lah yang akhirnya naik tahta menjadi raja. 

Semasa Raja Dyah Balitung bertahta pun pemberontakan juga terjadi di internal Kerajaan Mataram, kali ini aktornya Rakai Hino Mpu Daksa yang mendapat dukungan dari Rakai Gurungwangi Dyah Saladu. Akibat pemberontakan ini Dyah Balitung pun berhasil digulingkan dan tak lama kemudian Mpu Daksa naik tahta menjadi raja Medang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut