Miris, Nenek Korban Banjir di Grobogan Sakit Namun Belum Tersentuh Medis
GROBOGAN, iNews.id - Seorang nenekkorban banjir di Kabupaten Grobogan harus menahan sakit. Sejak 12 hari mengungsi di teras rumah tetangga, ia belum mendapatkan penanganan medis.
Kondisi itu dialami Mbah Karni (70) warga Desa Lemah Putih, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Ia terus merintih kesakitan di tenda yang didirikan di teras rumah tetangganya.
Mbah Karni bersama anak dan cucunya mengungsi di teras tetangga sejak 12 hari lalu. Sebab rumah yang ditempati terendam banjir dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter.
Saat di tenda, ia hanya tidur beralaskan tikar dan selimut seadanya. Jika malam hari, cuaca menjadi semakin dingin dan lembab sehingga membuat tubuh mudah terserang penyakit.
Sambil menahan tangis dan sakit, Mbah Karni mengaku selalu bolak-balik dari rumah ke pengungsian hingga beberapa kali. Ia ingin melihat kondisi rumahnya yang kebanjiran.