Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Minyak Goreng Langka, Pedagang Kerupuk di Batang Terancam Gulung Tikar

Selasa, 01 Maret 2022 - 08:01:00 WIB
 Minyak Goreng Langka, Pedagang Kerupuk di Batang Terancam Gulung Tikar
Ratusan pedagang kerupuk di Batang terancam gulung tikar karena terdampak kelangkaan dan mahalnya minyak goreng. (iNewsTV/Suryono Sukarno)
Advertisement . Scroll to see content

BATANG, iNews.id –Kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng berdampak terhadap para pedagang kerupuk di pasar tradisionalKabupaten Batang. Mereka terancam gulung tikar lantaran mengalami penurunan omzet hingga hampir 100 persen.

Para pedagang kerupuk saat ini kesulitan produksi hingga penurunan omzet yang siginifikan. Mereka terdampak minyak goreng mahal dan makin sulit didapatkan di pasaran.

Pedagang tidak berani menaikkan harga, apalagi ditambah suasana pasar semakin sepi. Seperti yang dialami para pedagang yang jualan di kompleks lapak sentra kerupuk di pasar tradisional.

“Dalam sehari biasanya bisa menjual sedikitnya 2000 kerupuk. Tapi sejak minyak goreng mahal, turun lebih dari separuhnya,” kata Asih, pedagang kerupuk, Selasa (1/3/2022).

“Kenaikan harga minyak goreng membuat kesulitan produksi. Karena kebutuhan minyak untuk menggoreng kerupuk bisa mencapai 25 liter per harinya,” katanya.

Harga minyak goreng sendiri hingga kini terus mengalami tren kenaikan harga dari harga subisdi Rp14.000 per liter dengan pembelian terbatas.

Namun  untuk  minyak goreng nonsubsidi harganya bisa menembus di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogramnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut