Minta Buku Tuntunan Salat, Pria yang Bunuh Ibu Kandung Ini Menangis Ingin Taubat
Dia mengungkapkan, selama di Rutan Polres Kebumen tersangka Hartoyo diperlakukan baik oleh anak buahnya. Rudy berharap, Hartoyo bisa benar-benar berubah menjadi lebih baik. Apalagi dirinya turun tangan langsung melakukan hipnoterapi investigasi for trauma healing kepada Hartoyo di ruang kerjanya.
Untuk diketahui, Hartoyo memiliki sejumlah catatan masa lalu kelam, di antara membacok Agus Widodo (42) kakak kandung yang tinggal bersebelahan dengannya pada bulan Juli 2018. Saat itu Agus menderita luka serius pada bagian perut karena sabetan senjata tajam.
Selanjutnya proses hukum yang sedang dijalani saat ini karena dia menganiaya Sandiyah (83) ibu kandungnya yang dipicu karena soal warisan. Sandiyah sempat menjalani pengobatan medis selama satu minggu di sebuah rumah sakit, namun pada hari Selasa (30/6/2020) meninggal dunia karena luka serius.
Di hadapan Kapolres, Hartoyo sangat menyesali perbuatannya. Beberapa kali terlihat dia menangis karena menyesali perbuatannya itu.
"Yang kita inginkan selain dia harus bertanggung jawab secara hukum, kita juga ingin Hartoyo benar-benar bertaubat. Semoga dengan bimbingan dari Polres Kebumen bisa benar-benar merubah menjadi lebih baik," ujarnya.
Editor: Nani Suherni