Meski Berbahaya, Underpass Bandara YIA Jadi Lokasi Swafoto Warga Kulonprogo
Warga yang datang ke Underpass YIA tidak hanya datang dari seputaran Kulonprogo dan Yogyakarta, namun juga dari luar provinsi. “Sengaja kita kesini, meski dua jam perjalanan kesini. Dan setiap libur kita biasa bersepeda jarak jauh,” kata Supri, warga Kota Gede, Yogyakarta.
Petugas keamanan Underpass YIA, A Roffi mengatakan, sejak underpass tersebut diresmikan sudah ribuan warga yang datang untuk melihat bangunan tersebut. “Mereka beramai-ramai hanya untuk melihat dan menjajal underpass yang dipenuhi ornamen Tari Angguk, Jathilan dan juga motif atik gebleg Renteng ini.
BACA JUGA: Underpass Terpanjang di Indonesia yang Ada di Yogyakarta Resmi Dibuka
Pihak pengelola underpass YIA memang sudah memasang sejumlah rambu larangan berhenti di sejumlah titik, antara lain sepanjang jalur underpass, area pemberhentian darurat dan kedua sisi luar underpass. Namun, masih ada yang nekad berhenti hanya untuk sekedar berfoto dan selfie.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kulonprogo, Hera Suwanto mengatakan, Underpass YIA termasuk jalan provinsi sehingga kewenangannya di ranah Dishub DIY. "Sebetulnya sudah ada larangan berhenti dan parkir kendaraan di dalam underpass karena sangat membahayakan dan mempersempit badan jalan,” tuturnya.
Editor: Kastolani Marzuki