Merinding, Kisah Relawan Tidur di Kuburan Dekat Makam Jenazah Covid-19 di Wonogiri
“Saat itu Ketua RT menunjuk warganya untuk jadi relawan tapi nggak ada yang mau. Akhirnya saya yang ditunjuk. Ya dengan sedikit terpaksa saya mau jadi relawan,” kata Pujiono saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (29/7/2021) malam.
“Sebelumnya selama enam jam mencari relawan, tak satu pun warga ada yang mau. Akhirnya ada tujuh orang, termasuk saya menjadi relawan pemakaman jenazah,” katanya.
Pria yang akrab disapa Puji itu mengatakan dirinya sudah standby berada di tempat permakaman Tukluk Sari, Simoboyo, Giriwoyo, sejak pukul 06.00 WIB, Sabtu (17/7). Karena menunggu kedatangan jenazah yang cukup lama, Puji pun terpaksa tidur di kuburan (area permakaman).
“Saya jam 6 pagi sudah di kuburan, karena semalaman nggak tidur dan ngantuk kemudian saya tidur di kuburan. Sekitar jam 10 jenazahnya baru datang,” ujar Puji.
Dia mengatakan jika perasaannya bercampur aduk saat hendak tidur, karena dihinggapi rasa takut dan bayangan aneh-aneh. Bagaimana tidak, untuk kali pertama terpaksa tidur di atas petilasan makam yang berdekatan dengan makam yang telah digalinya, hanya berjarak sekitar 5 meter.