Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Merapi Siaga, Warga 3 Desa di Selo Boyolali yang Mengungsi Terus Bertambah

Senin, 16 November 2020 - 20:00:00 WIB
Merapi Siaga, Warga 3 Desa di Selo Boyolali yang Mengungsi Terus Bertambah
Jumlah warga lereng Merapi di tiga desa Kecamatan Selo Boyolali yang dievakuasi terus bertambah. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Terkait persediaan logistik untuk warga pengungsi di Desa Tlogolele, kata dia, masih mencukupi untuk empat hingga lima hari ke depan. Namun, untuk bahan kekurangan di TPPS antara lain matras atau kasur, bantal, selimut, kebutuhan wanita seperti sabun, dan kebutuhan bayi seperti susu, makanan bayi, serta pempres.

Selain Desa Tlogolele yang masih kawasan rawan bencana (KRB) III erupsi Merapi di Kabupaten Boyolali yang diinstruksikan untuk mengungsi yakni Klakah dan Jrakah. Namun, Pemdes Jrakah yang telah menyiapkan TPPS untuk warganya di balai desa hingga kini belum ada yang mau dievakuasi.

Kepala Desa Klakah Marwoto mengatakan jumlah warga yang pengungsi di TPPS Balai Desa Klakah yakni dari Dukuh Sumber yang terletak di radius 3 km dari puncak Merapi dan Bakalan radius sekitar 3,5 Km hingga 4 Km.

"Kami mendata sejak Merapi statusnya naik dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), per tanggal 5 November 2020 hingga sekarang jumlah pengungsi di Desa Klakah ada 176 orang," kata Marwoto.

Menurutnya, jumlah pengungsi awalnya sebanyak 136 orang, dan tambahan anak-anak pada Minggu (15/11) sore, 40 anak sehingga totalnya 176 orang. Mereka warga asal Dukung Sumber dan Bakalan yang di TPPS balai desa.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut