Menyusuri Jejak Sejarah Pahlawan Emansipasi Wanita di Museum Kartini Rembang
REMBANG, iNews.id – Pahlawan emansipasi wanita, RA Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879. Kartini muda, dikenal menentang praktik poligami.
Keluhan itu tertuang dalam surat-surat Kartini kepada sahabatnya di Belanda, JH Abendanon. Namun singkat cerita, RA Kartini harus menikah dengan Bupati Rembang, Djojo Adhiningrat ketika berusia 24 tahun.
Kala itu sang Bupati sudah mempunyai 3 istri dan 7 anak. Dia rela dipoligami, karena rasa hormat dan cinta kepada sang ayah, sehingga harus menanggalkan egoismenya.
RA Kartini wafat pada usia 25 tahun, hanya berselang 4 hari setelah melahirkan anak pertama, Raden Mas Soesalit, tepatnya pada tahun 1904 silam.
Museum Kartini Rembangdulunya adalah tempat tinggal RA Kartini bersama suaminya, Bupati Djojo Adhiningrat.