Menolak Selingkuh, Ibu 2 Anak di Grobogan Tewas Dibunuh Tetangga
Awalnya, orang tua korban mengira anaknya mengalami pendarahan karena banyak darah yang keluar dari kaki. Namun setelah diusap ternyata ada lubang tusukan di bagian tubuh. Orang tua korban kemudian berlari dan berteriak minta tolong kepada warg ayang masih terlelap.
Teriakan orang tua korban membuat warga terbangun dan menuju sumber suara. Warga kemudian membawa jasad korban ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Dokter Soedjati Purwodadi.
Setelah divisum, jasa korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka. Kedatangan jenazah korban disambut isak tangis keluarga, bahkan kedua orang tua Siti jatuh pingsan dan harus dibantu warga untuk menyadarkan.
Sukardi, suami Siti yang baru tiba dari Surabaya pun nyaris pingsan saat keluar dari dalam mobil.
Tetangga korban, Sururi mengatakan, pelaku yang merupakan resedivis kasus percobaan pembunuhan menaruh hati kepada korban. Namun, korban menolak karena sudah bersuami. Hal itu diduga membuat pelaku marah dan menikam korban dengan menggunakan pisau.