Menhub Apresiasi Dukungan Organda Wujudkan Angkutan Jalan yang Berkeselamatan
“Jadi itu tiga topik utama yang akan dibicarakan,” katanya saat diwawancarai setelah acara pembukaan.
Disinggung terkait Keselematan di Jalan Menuju Indonesia Maju 2045, Adrianto mengungkapan sarana dan prasarana yang meliputi kondisi kendaraan dan jalan ditambah kualitas pengguna jalan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keselamatan di jalan. Hingga Oktober 2028, tercatat masih tingginya angka kecelakaan yang mencapai 30.000 per tahun.
“Faktor pengguna jalan sering diabaikan. Kalau dilihat kecelakaan yang terlibat mayoritas adalah motor bisa jadi karena kendaraan salah satu saling mengabaikan. Ini faktor menyadarkan bahwa bukan hanya kita yang harus berkendara dengan baik tapi kita yang harus waspada dengan pengguna jalan yang lain,” ucapnya.
Adrianto menegaskan, pihaknya bersama KNKT, BPJS dan UGM sedang melakukan penelitian agar kendaraan umum terutama kendaraan berat mendapatkan pelayanan gratis secara berkala. Organda juga akan mendukung wacana energi baru terbarukan (EBT) dan penerapan kendaraan listrik (BEV) serta CNG meskipun upaya dekarbonisasi masih memerlukan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.
“Organda juga mengajak seluruh anggota untuk berbenah dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam industri angkutan,” ujarnya.
Dalam Mukernas III Organda ini turut dihadiri sejumlah tokoh seperti Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol Risyapudin Nursin, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Pjs Wali Kota Solo Dr Dhoni Widianto, Sri Susuhunan Pakubuwana XIII, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Sonny Irawan dan Sekreataris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.
Editor: Donald Karouw