Mengulik Asal Usul Lawang Sewu, Objek Wisata Bersejarah di Kota Semarang yang Penuh Misteri
Tapi sama seperti kebanyakan gedung Belanda lainnya, Lawang Sewu memiliki banyak jendela-jendela besar yang dilihat dari kejauhan akan terlihat seperti pintu. Itulah alasan kenapa masyarakat menyebut gedung tersebut sebagai Lawang Sewu.
Pada masa awal kemerdekaaan Indonesia, tidak lantas membuat gedung ini langsung jatuh ke tangan bangsa Indonesia.
Lawang Sewu justru berubah menjadi sebuah mendan pertempuran antara pemuda angkatan muda kereta api (AKMA) dengan tentara kempetai dan kidobutai dalam peristiwa pertempuran lima hari di Semarang dari tanggal 14 Oktober hingga 19 Oktober 1945.
Karena sejarahnya, Pemerintah Kota Semarang menetapkan Lawang Sewu sebagai gedung warisan bersejarah yang wajib dilindungi.
Pada tahun 1994, gedung Lawang Sewu akhirnya kembali diserahkan pada PT Kereta Api Indonesia yang kemudian dilakukan restorasi pada tahun 2009.