Mengharukan, Siswa SLB di Rembang Baca Puisi Bikin Orang Tua Menangis
Yon Suprayoga mencontohkan adanya kejadian yang tidak biasa. Anak autis sering kali tak betah berada di suatu tempat.
Namun malam itu, entah kenapa yang bersangkutan mau datang lebih awal sambil didampingi orang tuanya, kemudian antre menunggu, membaca puisi dan masih meluangkan waktu menonton rekan-rekannya tampil.
“Orang tuanya sendiri bilang sebetulnya takut keluar rumah membawa anaknya tampil di hadapan orang banyak. Orang tuanya juga heran, kenapa bisa betah, padahal biasanya nggak kerasan. Orang tua menangis, saya akhirnya ya kudu nangis dewe mas, “ ujar Yon.
Dia mengatakan “Moco Puisi Ning Gang Boentoe” periode September ini merupakan bulan kedua. Menurut data awal, semula hanya akan ada 17 orang penampil. Namun ternyata peserta yang hadir membludak, hingga 35 orang. Bahkan ada pula pembaca puisi dari Pati dan Tuban, Jawa Timur.
“Awalnya kita perkirakan jam 10 malam selesai, karena pesertanya banyak, kemudian sepakat dilanjutkan, sampai mendekati jam 12 malam, “ katanya.