Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Mbah Mudzakir, Tokoh Agama dan Pejuang Kemerdekaan dari Demak

Minggu, 07 November 2021 - 10:22:00 WIB
Mengenal Mbah Mudzakir, Tokoh Agama dan Pejuang Kemerdekaan dari Demak
Makam wali terapung di pesisir Pantai Utara, kawasan Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Foto: iNews/Sukmawijaya.
Advertisement . Scroll to see content

DEMAK, iNews.id – Sosok Mbah Mudzakir sangat dikenal di kalangan masyarakat Kabupaten Demak sebagai tokoh agama sekaligus pejuangan kemerdekaan. Dulu Mbah Mudzakir turut berperang melawan Belanda di Jembatan Merah Surabaya bersama gurunya KH Abbas Butet Cirebon. 

Lokasi makam Mbah Mudzakir di pesisir Pantai Utara, kawasan Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak sampai kini masih menjadi daya tarik wisata religius. 

Makam Mbah Mudzakir seperti bunga teratai di lautan. Semula lokasi makam berada di kawasan permukiman padat penduduk. Namun hantaman abrasi sejak tahun 1995, telah menggerus daratan sejauh 2 kilometer.

Dari seluruh daratan yang hilang, hanya makam Mbah Mudzakir yang tetap terlihat. Warga menyebut makam ini sebagai makam wali terapung. Sampai kini banyak pengunjung datang untuk berziarah ke makam Mbah Mudzakir. 

Belum ada cacatan lengkap bagaimana kiprah Mbah Mudzakir di masa hidupnya sebagai tokoh agama dan pejuang kemerdekaan. Pihak keluarga hanya bisa menyebut Mbah Mudzakir meninggal pada tahun 1950 di usia antara 72-75 tahun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut