Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Kopi Belanda di Pekalongan, Warisan Nenek Moyang Sejak Zaman Penjajahan

Senin, 26 Juni 2023 - 09:24:00 WIB
Mengenal Kopi Belanda di Pekalongan, Warisan Nenek Moyang Sejak Zaman Penjajahan
Kopi Belanda yang tubuh di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Foto: iNews TV/Suryono Sukarno.
Advertisement . Scroll to see content

Dari sejarahnya, zaman dahulu warga mengambil bibit kopi dari para penjajah yang mendirikan pabrik di sekitar desa. Kemudian bibit kopi ditanam di sembarang tempat yang keberadaannya hingga sekarang. 

Dirinya menjual kopi sesuai pesanan dari luar daerah, seperti Yogyakarta, Semarang dan Jakarta. Penjualannya dibantu Yayasan Swara Owa yang juga sebagai mentor pengolahan kopi. 

Untuk menikmati Kopi Belanda, Ridholah biasa menjualnya dengan harga Rp20.000 per 100 gram. Dia berharap ada campur tangan pemerintah agar pemasaran Kopi Belanda dapat lebih luas. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut