Mengenal Kopi Belanda di Pekalongan, Warisan Nenek Moyang Sejak Zaman Penjajahan
Senin, 26 Juni 2023 - 09:24:00 WIB
Dari sejarahnya, zaman dahulu warga mengambil bibit kopi dari para penjajah yang mendirikan pabrik di sekitar desa. Kemudian bibit kopi ditanam di sembarang tempat yang keberadaannya hingga sekarang.
Dirinya menjual kopi sesuai pesanan dari luar daerah, seperti Yogyakarta, Semarang dan Jakarta. Penjualannya dibantu Yayasan Swara Owa yang juga sebagai mentor pengolahan kopi.
Untuk menikmati Kopi Belanda, Ridholah biasa menjualnya dengan harga Rp20.000 per 100 gram. Dia berharap ada campur tangan pemerintah agar pemasaran Kopi Belanda dapat lebih luas.
Editor: Ary Wahyu Wibowo