Mengenal Aksara Jawa dan Pasangannya
Selain itu, aksara Jawa bersifat silabik, artinya huruf konsonan dan vokal menyatu sehingga membentuk suku kata. Misalnya ha, na, ca, ra, ka; bukan h, n, c, r, k.
Hal ini membuat sistem aksara Jawa berbeda dengan huruf latin bersistem alfabetik yang diwakili satu huruf, seperti a, b, c, d, e, dan seterusnya.
ꦲ ꦤ ꦕ ꦫ ꦏ
ha na ca ra ka
ꦢ ꦠ ꦱ ꦮ ꦭ
da ta sa wa la
ꦥ ꦝ ꦗ ꦪ ꦚ
pa dha ja ya nya
ꦩ ꦒ ꦧ ꦛ ꦔ
ma ga ba tha nga
Selain aksara tersebut, aksara Jawa juga dilengkapi dengan angka, yang ditulis dengan lambang seperti berikut:
꧐ ꧑ ꧒ ꧓ ꧔ ꧕ ꧖ ꧗ ꧘ ꧙ ꧑꧐
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Kedua puluh aksara Jawa di atas memiliki pasangannya sendiri-sendiri. Pasangan ditulis di tengah kata atau kalimat yang berfungsi untuk mematikan aksara yang diiringnya supaya menjadi konsonan.

Terdapat ketentuan dalam meletakkan pasangan aksara Jawa yang perlu kamu perhatikan. Untuk pasangan ca, ra, ka, da, ta, la, dha, ja, ya, ma, ga, ba, tha, nga diletakkan di bawah aksara yang dipasanginya.
Sementara pasangan ha, sa, pa, nya diletakkan sejajar di sebelah kanan aksara yang dipasanginya; sedangkan pasangan na dan wa diletakkan menggantung pada aksara yang dipasanginya. Apabila huruf 'ka' tidak dimatikan dan 'sa' tidak diberi pasangan.
Editor: Komaruddin Bagja