Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Jalur Alternatif Jakarta Kudus Menghindari Banjir Semarang, Pilihan Wajib Saat Pantura Lumpuh Total!
Advertisement . Scroll to see content

MataAir Bekali Santri di Kudus Pendidikan Vokasi agar Siap Hadapi Tantangan Industri

Jumat, 20 November 2020 - 19:15:00 WIB
MataAir Bekali Santri di Kudus Pendidikan Vokasi agar Siap Hadapi Tantangan Industri
Santri di Kudus memamerkan desain fashion dalam kegiatan "Santri Talking Fashion; Opportunity and Challenges" yang diselenggarakan di SMK PGRI 1 Kudus, Kamis (19/11/2020). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

KUDUS, iNews.id – Pimpinan MataAir Foundation Muhammad Abdul Idris menilai konsep dasar pendidikan vokasi harus memprioritaskan link and match dengan industri. Karena itu, diperlukan adanya inkubasi dan pendampingan sehingga bagaimana sumber daya manusia (SDM) lulusan SMK harus menjawab tantangan dunia industri hari ini.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Abdul Idris pada kegiatan "Santri Talking Fashion; Opportunity and Challenges" yang diselenggarakan di SMK PGRI 1 Kudus, Kamis (19/11/2020).

Agenda ini diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) Kemenparekraf serta Lisa Fitria selaku Inovator Fashion SMK yang juga pendiri Indonesian Fashion Chamber.

Karena itu, menurutnya, harus ada kolaborasi yang solid antara SMK, pemerintah dengan industri dalam menyusun roadmap pengembangan dunia vokasi khususnya di bidang fashion.

“SMK ini harus benar benar link and match. Jangan sampai hanya sampai kerja sama level MoU saja. Selain itu, kolaborasi pengembangan SMK adalah kunci. Kompetensi yang mumpuni di dunia fashion tetap harus didukung oleh skill tambahan yaitu komunikasi, jadi komunikasi dan kolaborasi,” ungkap Idris.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut