Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang Kampung Domas Salatiga, 4 Rumah Warga Terdampak Kerusakan
Advertisement . Scroll to see content

Masjid Klenteng Salatiga, Jejak Peninggalan Mualaf dari Tionghoa

Kamis, 07 April 2022 - 17:29:00 WIB
Masjid Klenteng Salatiga, Jejak Peninggalan Mualaf dari Tionghoa
Suasana Masjid Klenteng di Jalan Abiyoso Nomor 14 Dukuh Salatiga, Kamis (7/4/2022). Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

SALATIGA, iNews.id - Bangunan dengan ornamen khas tempat ibadah warga Tionghoa di Jalan Abiyoso Nomor 14 Dukuh Salatiga, sekilas tidak terlihat bahwa itu adalah masjid. Orang yang belum mengetahui kemungkinan besar akan mengira bahwa bangunan ini adalah Klenteng.

Bangunan ornamen Tionghoa yang didominasi warna merah dan dihiasi lampion, merupakan Masjid Majelis Taklim Hidayatullah. Masjid ini dibangun pada 2005 silam. Warga Salatiga menyebutnya dengan nama Masjid Klenteng.

Pengelola Masjid Klenteng Salatiga Cholid Mawardi menuturkan, masjid didirikan oleh Yusuf Hidayatullah warga Tionghoa yang tinggal di lokasi masjid. Yusuf Hidayatullah merupakan pengusaha makanan khas Salatiga, enting-enting gepuk. 

“Dulu ada warga Tionghoa menempati di sini dan memiliki usaha enting-enting gepuk. Ia bernama Yusuf Hidayatullah. Ia menjadi mualaf dan sepulang dari Tanah Suci Mekah mendirikan masjid dan Majelis Taklim Hidayatullah," kata Cholid, Kamis (7/4/2022).

Karena bentuknya mirip Klenteng, warga menyebutnya dengan nama Masjid Klenteng. agar lebih mudah untuk mengingat. Setelah Yusuf Abdullah meninggal, Kakak Cholid yakni Agus Ahmad membeli tanah serta bangunan ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut