Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta Tetap Gelar Salat Jumat
Menurut Azman, biasanya ada sekitar 3.000 orang yang salat Jumat di Masjid Gedhe. Namun jamaah salat Jumat kali ini diperkirakan menyusut mengingat jumlah kunjungan wisatawan juga menurun.
Dia mengatakan pengurus masjid akan terus memantau perkembangan penularan Covid-19 dan menyesuaikan kegiatan dengan kondisi penularan penyakit tersebut di wilayah Yogyakarta.
"Kita terus memantau situasi dari menit ke menit. Ke depan kalau semakin parah tentu akan kami evaluasi kembali," ucapnya.
Sementara itu, pengurus Masjid Sultoni yang berada di kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, memilih meniadakan salat Jumat. Menurut surat pengumuman yang ditandatangani takmir masjid, keputusan itu diambil untuk menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur DIY tentang Upaya Pencegahan Penularan Covid-19.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan ibadah selama masa wabah Covid-19.
Ketua Dewan Fatwa MUI Hasanuddin mengatakan umat Islam yang berada di daerah dengan tingkat penularan tinggi Covid-19 diperbolehkan meninggalkan Shalat Jumat dan menggantinya dengan Shalat Dzuhur di rumah.
"Dalam hal ia berada di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan Shalat Jumat dan menggantikannya dengan Shalat Dzuhur di tempat kediaman," kata Hasanuddin.
Editor: Nani Suherni