Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo
Advertisement . Scroll to see content

Markis Kido Meninggal-Eriksen Kolaps, Begini Pandangan Dokter Spesialis Jantung RS UNS

Kamis, 17 Juni 2021 - 12:22:00 WIB
Markis Kido Meninggal-Eriksen Kolaps, Begini Pandangan Dokter Spesialis Jantung RS UNS
Dokter spesialis jantung Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Habibie Arifianto dr, SpJP (K) M.Kes. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan, serangan jantung adalah episode kurangnya oksigen dalam otot jantung yang diakibatkan karena tersumbatnya pembuluh darah koroner secara tiba-tiba. Dalam hal ini, pasien akan merasakan nyeri dada hebat, ampeg, dan panas yang mendadak.

“Terminologi henti jantung mendadak, yaitu keadaan jantung secara tiba-tiba berhenti melakukan fungsi pompa, sehingga darah tidak dapat tersirkulasi. Henti jantung mendadak inilah yang sering menyebabkan kematian mendadak,” katanya. 

Habibie membeberkan sejumlah cara pencegahan cardiac arrest dan penanganan pertama pada orang yang mengalami serangan jantung. Untuk cardiac arrest, pertama-tama yang harus ditelusuri adalah riwayat keluarga yang meninggal mendadak di usia muda. 

Jika terjadi kasus demikian, maka cara pencegahannya adalah dengan melakukan medical check up ke dokter jantung. Tujuannya, untuk dinilai apakah orang yang bersangkutan memiliki risiko tinggi terjadinya cardiac arrest mendadak di masa depan atau tidak.

Sedangkan, cara penanganan pertama pada orang yang mengalami serangan jantung, yang dapat dilakukan adalah segera mencari pertolongan. Penolong juga dapat mengecek kesadaran orang yang terkena serangan jantung dengan meraba nadi di pergelangan tangan atau leher.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut