Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Mantap, Bulog Diminta Serap 15.000 Ton Gabah Petani Karanganyar

Jumat, 26 Maret 2021 - 17:33:00 WIB
Mantap, Bulog Diminta Serap 15.000 Ton Gabah Petani Karanganyar
Petani saat panen padi di Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (26/3/2021). Foto: iNews/Wahyu Endro
Advertisement . Scroll to see content

KARANGANYAR - Gudang Bulog Triyagan ditargetkan menyerap 15.000 ton gabah kering panen (GKP) dari petani di Kabupaten Karanganyar. Nilainya sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp4.200 per kilogram.

Kasi Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Budi Sutrisno mengatakan, Bulog diminta bergerak cepat agar tidak kalah dengan pedagang dari Pantura. Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Bulog Subdivre Surakarta untuk target menyerap 15.000  GKP.

"Peluang Bulog memenuhi target ada, tiga kecamatan sentra produksi padi di Karanganyar baru mulai panen. Yakni Kecamatan Tasikmadu, Jaten, dan Kebakkramat. Kalau Bulog kurang cepat, nanti pembeli dari Pantura masuk ke Karanganyar. Demak (pembeli) itu luar biasa, kalau tahu Kebakkramat mulai panen mereka datang, " kata Budi Sutrisno saat panen di Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar,  Jumat (26/3/2021).

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada semua pihak, termasuk penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk menyosialisasikan informasi serapan Bulog kepada kelompok tani atau petani di Karanganyar.

Sehingga petani tidak menjual hasil panen di bawah standar. Sementara, informasi serapan gabah oleh Bulog menjadi angin segar bagi petani. Pasalnya, harga gabah sempat turun hingga angka Rp3.500 per kilogram.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut