Luwes Pasaraya di Grobogan Ditutup setelah 5 Karyawan Reaktif Covid-19
GROBOGAN, iNews.id – Pemkab Grobogan menutup sementara Luwes Pasaraya menyusul adanya lima karyawan yang dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test massal. Penutupan swalayan itu mendasari surat edaran (SE) Bupati Grobogan dan dijadwalkan selama dua pekan.
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Grobogan, Slamet Widodo mengatakan, penutupan sementara swalayan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil reaktif lima karyawan swalayan berdasarkan hasil rapid test.
“Ada 400 karyawan swalayan yang menjalani rapid test hari ini dan hasil rapid test tahap kedua ini seluruh karyawan telah dinyatakan non-reaktif. Namun, Bupati Grobogan telah mengeluarkan surat edaran terkait penutupan swalayan untuk sementara waktu,” katanya, Rabu (27/5/2020).
Setelah hasil swab seluruh karyawan dinyatakan negatif, kata dia, swalayan tersebut akan diizinkan kembali beroperasi.
Selain di swalayan, rapid test massal juga dilakukan tim Covid-19 di sejumlah pasar tradisional, seperti di Pasar Induk Purwodadi. Ratusan pedagang juga terlihat antre menjalani rapid test.