Longsor di Pekalongan Telan Banyak Korban hingga 22 Orang Tewas, Ini Penyebabnya
Selain itu, juga terdapat 4 korban hilang, yakni M. Teguh Imanto, Aurel, Tegar Hapriyanto, dan M. Nasrullah Amin. Sehubungan dengan para korban hilang, Kemensos telah menerjunkan 40 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu pencarian.
Sebelumnya, tim Tagana juga telah mendirikan Dapur Umum di halaman SD 02 Yosorejo, Kecamatan Petung Priono. Dapur umum tersebut memproduksi hingga 4.500 bungkus makanan per hari untuk memenuhi kebutuhan permakanan korban di titik pengungsian mandiri.
Bencana tanah longsor di Pekalongan dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur pada Senin (20/01/2025). Kondisi tanah yang labil memperparah dampak bencana, yang melanda 11 kecamatan di wilayah tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki