Lagi, Bocah 7 Tahun di Solo Meninggal akibat DBD
Kasus kematian anak 7 tahun karena menderita DBD itu menjadi kasus kedua sejak awal tahun 2024. Sebelumnya ada seorang anak berusia 11 tahun dari Kecamatan Jebres juga meninggal dunia akibat sakit DBD.
"Dari awal tahun (2 kasus meninggal). Yang terakhir 7 tahun. Laki-laki. Hanya inisial yang saya terima," ucapnya.
Terkait dengan DBD saat ini di Kota Solo, Setyowati menegaskan kasus tersebut meningkat dengan pesat. Total ada 45 kasus DBD di Solo hingga Kamis (28/3/2024).
Setyowati pun menghimbau agar seluruh warga tanggap untuk segera ke rumah sakit apabila mendapati keluarganya memiliki gejala DBD salah satunya demam. Dinkes Solo juga akan melakukan sosialisasi sebagai upaya preventif.
"Mudah-mudahan dengan edukasi da peran serta masyarakat DBnya tidak naik tajam. Mudah-mudahan dengan pengetahuan masyarakat paham untuk dibawa ke faskes nanti tidak akan terjadi kematian lagi," ucapnya.