Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar
Advertisement . Scroll to see content

Lagi, 2 PDP Corona di Kabupaten Tegal Meninggal Dunia, 1 di Antaranya Bayi

Kamis, 23 April 2020 - 23:30:00 WIB
Lagi, 2 PDP Corona di Kabupaten Tegal Meninggal Dunia, 1 di Antaranya Bayi
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr Joko saat konferensi pers. (Foto: Humas Pemkab Tegal)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara untuk kasus PDP balita meninggal dunia ini diketahui memiliki riwayat perjalanan satu keluarga dari Jakarta pada Selasa (21/4/2020). Sebelumnya, pasien balita ini mengalami demam tinggi selama tiga hari di Jakarta.

“Saat masuk ke IGD RSUD dr. Soeselo hari Rabu (22/4/2020) siang kemarin pukul 11.23 WIB suhu tubuhnya mencapai 40 derajat celcius dan sesak nafas. Pasien sempat ditangani di ruang PICU sebelum akhirnya meninggal dunia pukul 13.55 WIB”, ungkapnya.

Menanggapi kasus ini, Joko meminta warga tidak perlu panik. Status PDP tidak lantas mereka bisa didiagnosis terinfeksi virus corona. Perlu uji laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Covid-19 pada diri seseorang. “Sepanjang pemeriksaan swab-nya tidak menunjukkan hasil positif, maka ia bukan pasien corona,” katanya.

Ditanya soal hasil pemeriksaan swab, Joko mengatakan jika keduanya sudah diambil sampel swab-nya namun hasilnya masih harus menunggu, sama seperti halnya empat kasus PDP meninggal sebelumnya yang juga belum keluar hasilnya.

Menindaklanjuti dua kasus meninggalnya PDP tersebut, pihaknya pun segera melakukan rapid test pada kontak eratnya, terutama anggota keluarganya.

Joko juga mengimbau kepada warga agar kasus seperti ini tidak direspon secara berlebihan, apalagi sampai mengucilkan anggota keluarganya dari linkungan pergaulan sosial.

“Warga bersama Satgas Covid-19 desa harus bisa mendukung, mensupport bantuan moril maupun materiil yang diperlukan keluarganya, bukan malah dijauhi dan diasingkan,” kata Joko.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut