Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Kurangi Risiko Bencana di Semarang, Banjir Disulap jadi Cadangan Air Tanah

Jumat, 14 Oktober 2022 - 11:30:00 WIB
Kurangi Risiko Bencana di Semarang, Banjir Disulap jadi Cadangan Air Tanah
Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) dan Changemakers menerapkan teknologi terintegrasi sebagai solusi mengubah banjir menjadi cadangan air tanah. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Ada terobosan inovatif guna mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan cadangan air tanah di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Terobosan itu yakni menerapkan teknologi zero run-off yang berupa instalasi terintegrasi antara PoreBlock (paving block berpori) dan sumur resapan

Terapan teknologi itu diinisiasi Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba Grup GoTo dan changemakers dari Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) dengan meluncurkan proyek Semarang Berdaya. 

Para changemakers dari Reservo Air dan Liberates Creative Colony mengidentifikasi Kelurahan Meteseh sebagai salah satu area paling rentan terhadap bencana banjir. Pada tahun 2021, Semarang mengalami 432 bencana alam, 63,11 persen di antaranya bencana hidrometeorologi. 

Pada tahun yang sama, kasus banjir menimpa Meteseh berulang kali dan membawa kerugian sosial ekonomi kepada lebih dari 100 jiwa di tiap kasus. Bencana banjir di Meteseh disebabkan oleh perubahan fungsi lahan, perubahan iklim, alasan geografis maupun perilaku masyarakat. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Budi Prakoso menyatakan dukungan terhadap inisiatif program ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut