Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapten Zulmi Gugur di Lebanon, Panglima TNI Jamin Hak Keluarga dan Kenaikan Pangkat
Advertisement . Scroll to see content

Kunjungi Pusat Isolasi Rudis Wali Kota Semarang, Ini Pesan Panglima TNI dan Kabaharkam

Senin, 26 Juli 2021 - 02:03:00 WIB
Kunjungi Pusat Isolasi Rudis Wali Kota Semarang, Ini Pesan Panglima TNI dan Kabaharkam
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyapa pasien Covid-19 yang karantina di tempat isolasi terpusat Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Minggu (25/7/2021). (ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

TNI Polri juga diberi tugas untuk memberikan pendampingan tracing kontak erat. Hasil evaluasi tracing kontak erat pasien positif Covid-19 dinilai masih kurang.

“Oleh sebab itu dalam pelaksanaan tracing kontak erat nantinya, TNI Polri membantu sampai ke wilayah perkampungan maupun desa,” ucapnya.

Panglima TNI berharap dengan adanya tracing kontak erat bisa mendeteksi orang yang kontak erat dengan pasien terpapar Covid-19. Hal ini bertujuan agar bisa segera dilakukan isolasi terpusat jika mendapati hasil tracing tersebut.

“Nanti akan melaksanakan karantina selama lima hari. Setelah itu dilakukan PCR. Jika dinyatakan negatif lepas dari karantina kalau positif harus melaksanakan isolasi terpusat,” ucapnya.

Sementara itu, Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengungkapkan, tracing kontak erat akan dilaksanakan secara masif apabila ditemukan ada masyarakat yang positif. Hal ini agar mereka mau melakukan perawatan di isolasi terpusat.

“Masih banyak masyarakat yang enggan melakukan itu. Jadi betul-betul dilakukan isolasi agar tidak melebar kemana-mana sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebarannya,” kata jenderal bintang tiga tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut