Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Pelajar di Grobogan Koma 8 Hari di Rumah Sakit usai Dikeroyok 15 Orang

Senin, 13 Mei 2024 - 22:30:00 WIB
Kronologi Pelajar di Grobogan Koma 8 Hari di Rumah Sakit usai Dikeroyok 15 Orang
Seorang pelajar di Grobogan koma selama delapan hari usai dikeroyok belasan pemuda. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

GROBOGAN, iNews.id - Dua pelajar di Kabupaten Grobogandikeroyok belasan orang saat sedang menikmati kopi. Akibat kejadian itu, satu orang koma selama delapan hari akibat dipukul dan ditendang para pelaku.

Korban berinisial DF kini masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya sudah mulai pulih namun masih trauma pascakejadian tersebut. DF bahkan terus meronta ingin balas dendam ke para pelaku. Pihak rumah sakit dan keluarga terpaksa mengikat kedua kaki DF.

Orang tua DF, Tejo menuturkan, anaknya mengalami trauma berat pascasadar dari koma selama delapan hari. DF terus mengalami ketakutan dan tiba-tiba emosi untuk balas dendam muncul. 

“Anak saya koma selama delapan hari dan baru sadar tadi pagi. Anak saya tidak sadarkan diri setelah dikeroyok dan dianiaya oleh kelompok pemuda berjumlah 15 orang,” kata dia, Senin (13/5/2024). 

Dia menuturkan, pengeroyokan tersebut terjadi Sabtu (4/5/2024) malam di depan sebuah ruko di kawasan Jalan Grobogan- Semarang, Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Grobogan. 

Teman perempuan korban, DV menuturkan, pengeroyokan terjadi karena diduga para pelaku tidak terima lantaran merasa tidak dihormati oleh korban.

“Waktu itu, saya dan empat teman termasuk korban sedang ngopi. Kami sebelumnya tidak ada masalah apa pun. Pelaku mengaku tidak terima karena merasa tidak dihormati oleh korban hingga terjadi cekcok,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut