Kronologi Kerusuhan Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan Malang Versi Suporter
Dia menuliskan, kondisi luar stadion Kanjuruhan sudah sangat mencekam. Banyak suporter yang lemas bergelimpangan, teriakan dan tangisan wanita, suporter yang berlumuran darah dan mobil hancur. "Kata-kata makian dan amarah. Batu batako, besi dan bambu berterbangan," tulis Rezki.
"Dan selama saya jadi suporter Arema, saya dikenalkan Arema oleh orang tua saya saat tahun 2007 hingga saat ini. Hari ini 1 Oktober 2022 adalah titik terendah saya menjadi seorang suporter. Saya masih belum percaya menyaksikan saudara-saudara saya dengan kondisi seperti ini," tulis Rezki.
Dia akhir postingan dia mengatakan tanpa mengurangi rasa hormatnya, Rezki mencoba menjelaskan kronologi yang dialami secara pribadi.
"Saya sangat terpukul dengan adanya insiden ini. Dan semoga kejadian ini adalah yang terakhir di semua cabang olahraga dan hiburan, khususnya di sepak bola," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni