Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Kota Semarang KLB Difteri, Dinkes Minta Warga Tak Sepelekan Flu-Batuk

Kamis, 07 Desember 2017 - 17:31:00 WIB
Kota Semarang KLB Difteri, Dinkes Minta Warga Tak Sepelekan Flu-Batuk
Petugas poliklinik di Kota Semarang melayani warga yang akan memeriksakan kesehatan. Dinkes Semarang mengimbau warga untuk tidak menyepelekan penyakit flu dan batuk menyusul kasus difteri. (Foto: iNews.id/Kristadi)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Kota Semarang Jawa Tengah menjadi salah satu kota dari 95 kota dan kabupaten se-Indonesia yang ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) wabah difteri oleh Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinkes Kota Semarang, dokter Widoyono mengatakan penetapan status KLB difteri untuk Kota Semarang karena terdapat satu kasus wabah difteri yang menyerang salah satu warga berusia 10 tahun. Kasus itu ditemukan pada September lalu.

Berdasarkan penelusuran riwayat pasien, kata dia, balita penderita difteri tersebut ternyata belum pernah mendapatkan imunisasi difteri.

“Anak tersebut sekarang sudah sembuh setelah dirawat di rumah sakit. Sampai sekarang belum ada temuan baru difteri di Kota Semarang,” kata dokter Widoyono, Kamis (7/12/2017).

Widoyono mengungkapkan, jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, jumlah kasus penderita difteri di Kota Semarang tahun ini mengalami penurunan. Meski demikian, Widoyono mengaku akan terus melakukan imunasi dan mengampanyekan peringatan daya tahan tubuh bagi anak, menjaga kebersihan pribadi, dan sanitasi lingkungan, serta melakukan penanggulangan kasus difteri sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut