Kondisi 2 Korban Penyiraman Air Keras Mulai Membaik, Pelaku Masih Buron
“Karena sudah tak sanggup menghadapi tabiat buruk suami, saya gugat cerai. Tapi, suami saya marah lalu tiba- tiba datang ke rumah orang tua saya dan menyiram air keras. Saat itu, saya dan ibu sedang duduk di teras rumah,” katanya, Rabu (19/6/2019).
Ika menuturkan, suaminya kerap berjudi dan poya-poya menggunakan uang hasil kerja kerasnya selama bekerja jadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. “Saya pernah jadi TKI di Arab, namun uang dari bekerja beberapa tahun ternyata habis untuk judi, juga poya-poya suami,” katanya.
Kapolsek Tirto, AKP Pramono mengatakan, jajarannya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pekalongan untuk mengejar pelaku yang melarikan diri seusai melakukan aksi jahatnya. “Doakan saja, semoga pelaku bisa cepat tertangkap. Kalau identitasnya sudah kita kantongi,” katanya.
Diketahui, dua orang yang terdiri atas ibu dan anak di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah luka parah akibat disiram cairan kimia diduga air keras, Selasa (18/6/2019).
Kedua korban yakni, Khoyimah (40) dan Ika Puji Rahayu (23) warga Desa Silirejo RT3/RW1, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kondisi korban sangat memprihatinkan dengan luka di bagian wajah, tangan kaki, dan badan. Baju yang dipakai korban juga langsung hancur terkena cairan kimia air keras itu.
Editor: Kastolani Marzuki