Kolaborasi Bersama Pemprov Jateng, Sandiaga Uno Targetkan 500 Desa Wisata Tahun 2023
Hal ini adalah dukungan konkret, bahwa kunjungannya diikuti dengan peningkatan pendapatan dari desa-desa wisata, dari segi penjualan hasil kulinernya, kedatangan wisatawan, tingkat keterhunian homestay-nya, maupun juga kesejahteraan warganya.
“Itu yang konkret buat kita, karena kebangkitan pariwisata ini kita mulai dari desa wisata," katanya.
Lewat penciptaan desa wisata, dirinya meyakini akan membuka lebar peluang usaha, termasuk lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Hanya saja, dirinya mengingatkan agar peningkatan kunjungan wisatawan tersebut dapat dibarengi penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
Kemenparekraf telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemprov Jawa Tengah untuk menutup destinasi wisata, mulai dari desa wisata hingga sentra ekonomi kreatif apabila terjadi peningkatan kasus Covid-19.
"Jika ada peningkatan kasus yang cukup signifikan, maka kami akan menutup destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif. Jadi tegas kita prioritaskan penanganan kasus Covid-19, tapi pada satu sisi juga di daerah-daerah yang kondusif, kategorinya zona hijau itu bisa dilakukan (dibuka) tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ujarnya.