Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Remaja Cabut Lidi Ditancapkan di Tengah Hajatan hingga Terbentuknya Rawa Pening

Senin, 30 Agustus 2021 - 18:26:00 WIB
Kisah Remaja Cabut Lidi Ditancapkan di Tengah Hajatan hingga Terbentuknya Rawa Pening
Suasana Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Foto/Angga Rosa
Advertisement . Scroll to see content

Setahu itu, Baro Klinting berjalan menuju Gunung Telomoyo. Sesampainya di gunung itu, Baro Klinting bertemu dengan seorang pertapa dan menanyakan keberadaan Ki Hajar Salokantara. 

Pertapa itu pun terkejut. Akhirnya Ki Hajar Salokantara memberitahu Baro Klinting bahwa dirinya adalah orang yang dicari. Kemudian Ki Hajar Salokantara menanyakan maksud dan tujuan Baro Klinting mencarinya. Ular naga yang bisa berbicara seperti manusia itu pun memberitahukan bahwa dirinya adalah anak Ki Hajar Salokantara. 

Mendengar pengakuan itu, Ki Hajar Salokantara pun menanyakan bukti yang bisa menyakinkan dirinya. Lantas Baro Klinting menunjukkan pusaka yang diberikan ibunya.

Ki Hajar Salokantara mengakui bahwa pusaka itu benar miliknya. Namun Ki Hajar Salokantara belum yakin. Dia baru yakin jika anaknya bisa melingkari Gunung Telomoyo dengan tubuhnya. Baro Klinting pun langsung melingkari Gunung Telomoyo dan Ki Hajar Salokantara pun mengakui bahwa ular naga itu adalah anaknya.

Kemudian Baro Klinting diminta bertapa agar dirinya bisa berubah wujud menjadi manusia. Namun di tengah pertapaan, ada sejumlah warga dari Desa Pathok yang sedang berburu dan melihat tubuh ular naga. Mereka pun lantas memotong tubuh ular naga itu dan membawa pulang untuk di masak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut