Kisah Rasulullah SAW Lolos dari Upaya Pembunuhan saat Hijrah ke Madinah
Kisah tersebut disebutkan dalam hadis sahih Imam Muslim.
شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولَ لَمَّا أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ فَأَتْبَعَهُ سُراقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ قَالَ فَدَعَا عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَاخَتْ فَرَسُهُ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ لِي وَلَا أَضُرُّكَ قَالَ فَدَعَا اللَّهَ
Syubah dia berkata; saya mendengar Abu Ishaq Al Hamdani dia berkata; saya mendengar Al Barra` berkata, "Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berangkat dari kota Makkah menuju Madinah, Suraqah bin Malik bin Jusyum mengejarnya dari belakang." Al Barra` mengatakan, "Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mendoakannya hingga kaki kudanya terperosok ke dalam tanah, Suraqah lalu berkata, "Mohonkanlah kepada Allah agar saya dapat terlepas dari kecelakaan ini dan saya tidak akan mengganggu anda lagi." Al Barra` berkata, "Lantas beliau berdoa kepada Allah." (HR. Muslim) [ No. 2009 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
Wallahu A'lam.
Editor: Kastolani Marzuki