Kisah Nenek Kasturah, 2 Tahun Jaga Perlintasan KA di Pekalongan Tanpa Dibayar
Rabu, 05 Februari 2020 - 03:30:00 WIB
Kasturah mengaku khawatir apabila perlintasan itu tidak dijaga bisa membahayakan warga dan pengguna jalan. Sebab, dalam sehari kereta yang lewat sangat padat. “Hampir setiap setengah jam sekali ada kereta melintas. Kalau pagi antara jam 6-9 cukup banyak kereta melintas,” katanya.
Untuk memberi aba-aba ke pengguna jalan, Kasturah melengkapi diri dengan peluit dan seragam rompi menyolok. Sejumlah warga mengaku sangat mengapresiasi kerja sosial dari janda tua ini. Mereka kadang memberikan sedikit rezeki ke Kasturah.
“Warga merasa terbantu dengan Ibu Kasturah ini. Kadang ada yang ngasih duit dan makanan, juga buah-buahan,” kata Robin, warga Pekalongan.
Editor: Kastolani Marzuki