Kisah Nabi Yakub AS, Teladan Bagi Orang Tua Dalam Mendidik Anak
Yakub lalu mengutarakan hasratnya dan gayung pun bersambut dengan syarat harus bekerja dengan Laban selama tujuh tahun. Yakub menyanggupi. Maka selama 7 tahun Ya'kub bekerja di situ demi bisa memetik buah hatinya.
Tujuh tahun berlalu, hari pernikahan pun ditetapkan. Akan tetapi Laban memberi tahu Ya’qub bahwa adat istiadat di sana tidak boleh seorang adik mendahului nikah sebelum kakaknya. Jadi Ya’qub mesti nikah dengan kakak Rahil dahulu yaitu Laya (Leah).
Laban merencanakan jika Yakub mau tetap nikah dengan Rahil maka dia harus bekerja tujuh tahun lagi. Ini pun disanggupi Yakub. Ketika itu belum ada larangan menikahi adik beradik dan ini dimasukhkan oleh Kitab Taurat kelak pada zaman Nabi Musa AS.
Bahkan Yakub kemudian dihadiahi budak oleh Laya dan Rahil sehingga baginda mempunyai empat orang istri di Harran.
Bertahun-tahun kemudian, Yakub memiliki harta kekayaan yang berlimpah di negeri Harran karena selalu berpegang teguh kepada perintah-perintah Allah di mana pun berada. Nabi Yakub juga tidak mengikuti kebiasaan penduduk negeri di sekitarnya.